DAERAHLOKAL

Komite Reformasi Gelar Konferensi Pers Diskusi Terbatas Bersama Dr. Refly Harun di Belitung

BELITUNG, SENDIKATBABEL.COM — Dalam rangka memperingati Kilas Balik Seperempat Abad Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2000–2025, Komite Reformasi untuk Belitong Masa Depan (KRUBMD) akan menggelar kegiatan Diskusi Terbatas yang menghadirkan Dr. Refly Harun, S.H., LL.M., ahli hukum tata negara, bersama sejumlah rekan dari Jakarta.

Kegiatan ini hadir dalam kesempatan tersebut antara lain. H.Soehadi Hasan (Koordinator), Ir.H. Suryadi Saman, M.Sc. Pengarah (Stering Committee), Drs.H.Abdul Hadi Adjin, (Koordinator Acara), Juhri, S.Pd.I, S.H. (Moderator), Sabriansyah, dan Firman. Akan berlangsung pada Rabu, 12 November 2025, pukul 09.30 WIB di Hotel Pondok Impian, Jalan Air Saga, Tanjungpandan, Belitung.

Dalam Konferensi Pers persiapan di Wisma Adithya, Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Pangkalalang, Kab. Belitung, pada Senin (10/11/2025), Ir. H. Suryadi Saman, M.Sc. selaku Pengarah (Steering Committee), menyampaikan bahwa kehadiran Dr. Refly Harun telah dikonfirmasi dan menjadi bagian penting dalam refleksi perjalanan 25 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kami sudah melakukan berbagai kontak ke Jakarta, dan Alhamdulillah Dr. Refly Harun bersedia hadir. Diskusi ini menjadi ruang untuk menyampaikan pandangan dan uneg-uneg tentang perjalanan provinsi ini selama seperempat abad,” ujarnya.

Sementara itu, H. Soehadi Hasan selaku Koordinator, menegaskan bahwa diskusi ini tidak hanya membahas kepemimpinan daerah, tetapi juga menyoroti dinamika pemerintahan dan kebijakan publik yang berkembang selama ini.

“Kami tidak membela siapa pun, tapi ingin menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan perlakuan adil di mata hukum,” katanya.

Dalam kesempatan rapat tersebut, Juhri, S.Pd.I, S.H., yang bertugas sebagai Moderator, menekankan pentingnya kesadaran sejarah dan semangat perjuangan dalam forum ini.

“Kita ini adalah pejuang, bukan pecundang. Jadi sekali lagi yang harus kita garis bawahi, bahwa kita ini adalah pelaku sejarah,” ujar Juhri.

“Saya selaku yang ditunjuk menjadi moderator dalam acara nanti akan berupaya fokus pada persoalan yang akan kita bahas. Jujur, kita semua sebenarnya menginginkan agar Belitung tidak terpisah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dulu memang pernah ada wacana bahwa Belitung harus pisah dari Bangka, bahkan ada konsep untuk bergabung dengan DKI Jakarta sebagai bagian dari Pulau Seribu. Namun semua itu sejatinya untuk menyatukan kembali semangat perjuangan awal pembentukan provinsi ini.” ungkapnya

Lebih lanjut, Juhri juga menyoroti bahwa perjuangan membentuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan semata urusan politik, tetapi sejarah perjuangan rakyat yang harus dihargai.

“Kita perlu sadari bahwa tidak semua yang menjadi pemimpin saat ini adalah pejuang pembentukan provinsi ini. Misalnya, Hidayat Arsani menjadi gubernur, tetapi beliau bukan pejuang Babel. Sedangkan Pak Erzaldi, yang merupakan anak dari almarhum Rosman Johan, jelas bagian dari para pejuang Babel. Oleh karena itu, saya nanti akan mengarahkan diskusi ini agar fokus dan tidak bias,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Komite Reformasi untuk Belitong Masa Depan berharap dapat mendorong refleksi dan perbaikan tata kelola pemerintahan, serta meneguhkan semangat Maju Terus Pantang Mundur demi masa depan Belitong dan Bangka Belitung yang lebih berintegritas.

(REDAKSI)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button