
BELITUNG, SENDIKATBABEL.COM – Masa kampanye Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Belitung mulai menunjukkan dinamika yang signifikan. Dalam upaya menjaga proses pemilihan yang damai, beretika, dan bermartabat, Bawaslu Kabupaten Belitung berencana menggelar Deklarasi Pilkada Damai. Acara penting ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 30 September 2024, di halaman Gedung Olahraga (GOR) Tanjungpandan dan diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan Pilkada yang berkualitas.
Deklarasi ini bukan hanya simbol komitmen, tetapi juga ajakan konkret kepada semua elemen masyarakat untuk bersatu dalam mewujudkan pemilu yang adil dan tanpa pelanggaran. Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati akan hadir, bersama Pj. Bupati Belitung, Forkopimda, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta perwakilan media lokal. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan suasana politik yang kondusif.
Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, Rezeki Aris Munazar, S.H., menekankan bahwa keberhasilan pesta demokrasi lima tahunan ini sangat bergantung pada peran aktif semua pihak. Ia menyatakan, “Bawaslu akan menjalankan tugas sesuai mandat undang-undang untuk memastikan proses pemilihan berjalan dengan baik dan tanpa pelanggaran.” Aris berharap agar Deklarasi Damai ini bisa menjadi landasan bagi semua calon dan pendukungnya untuk mematuhi aturan yang ada, sehingga tercipta suasana politik yang lebih beretika.
Lebih jauh, Aris menegaskan harapannya agar Pilkada 2024 di Kabupaten Belitung dapat berlangsung tanpa laporan pelanggaran yang dapat mencoreng demokrasi. “Kami ingin semua pihak berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan pilkada ini, demi terciptanya pemilu yang demokratis, adil, dan bebas dari keberpihakan,” tegasnya.
Dengan semangat yang menggelora, Bawaslu Kabupaten Belitung berkomitmen untuk terus mengawasi jalannya proses pemilihan, guna mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan bermartabat.
(REDAKSI)




