DAERAHLOKAL

Aktivis 98 M. Yusuf Black Dukung Jookie Vebriansyah Pimpin UPTD KPHL Belantu Mendanau

BELITUNG, SENDIKATBABEL.COM – Dukungan penuh disampaikan M. Yusuf Black, seorang aktivis 98 yang dikenal vokal memperjuangkan isu lingkungan dan hak masyarakat adat, kepada Jookie Vebriansyah, S.Kom., yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Belantu Mendanau (Unit X).

“Jookie adalah sosok muda yang punya integritas, berpengalaman di bidang pengelolaan lingkungan, serta paham tantangan di lapangan. Saya yakin di bawah kepemimpinannya, KPHL Belantu Mendanau akan lebih maju dan berdaya guna,” ujar Yusuf Black dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).

Dukungan ini bukan tanpa alasan. Yusuf menilai Jookie memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik, mulai dari kiprah di organisasi lingkungan hingga kontribusi nyata dalam program rehabilitasi hutan. Menurutnya, penunjukan Jookie sebagai Plt. Kepala UPTD KPHL Belantu Mendanau menjadi angin segar bagi pengelolaan hutan lindung di wilayah tersebut, yang selama ini menghadapi berbagai tantangan mulai dari deforestasi hingga konflik kepentingan lahan.

“Belantu Mendanau punya potensi besar, bukan hanya sebagai kawasan konservasi, tetapi juga sebagai ruang hidup masyarakat adat. Saya percaya Jookie akan mampu menyeimbangkan aspek pelestarian dan pemberdayaan,” tambahnya.

Menanggapi dukungan itu, Jookie Vebriansyah mengaku berterima kasih dan berkomitmen untuk mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. “Saya menghargai kepercayaan yang diberikan kepada saya, baik dari pemerintah maupun para aktivis dan masyarakat. Ini bukan tugas mudah, tetapi saya percaya dengan kerja sama semua pihak, kita bisa menjaga hutan kita tetap lestari,” ujar Jookie saat ditemui usai rapat koordinasi di Kantor UPTD KPHL Belantu Mendanau, Minggu siang.

Jookie juga menegaskan bahwa kepemimpinannya akan fokus pada program pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, penguatan patroli pengamanan, serta pembukaan ruang kolaborasi dengan akademisi dan organisasi lingkungan. “Pelestarian hutan bukan hanya soal menjaga pohon, tetapi juga menjaga manusia yang hidup di dalam dan di sekitarnya,” tandasnya.

Sebagai informasi, UPTD KPHL Belantu Mendanau (Unit X) merupakan salah satu unit strategis dalam pengelolaan hutan lindung di Provinsi X. Unit ini memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem, mencegah kebakaran hutan, serta memberdayakan masyarakat melalui program kehutanan sosial.

Dengan dukungan dari berbagai elemen, publik menaruh harapan besar agar kepemimpinan Jookie mampu membawa perubahan nyata. Di tengah maraknya isu kerusakan lingkungan, kepemimpinan berbasis kolaborasi dan partisipasi dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan hutan berkelanjutan. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button