DAERAH

OPINI : Politik Adu Domba, Upaya Muluskan Eksploitasi Timah di Belitung Timur

BANGKA, sendikatbabel.com – Jelas sekali bahwa mereka merupakan congor dan pion yang dimainkan oleh PT Timah dalam membuat konflik vertikal dan horizontal untuk menekan pemerintah agar bisa memakai IUP yang mereka miliki yang berumur 1 tahun lagi untuk kawasan laut yang berjumlah 30.910 Hektar. Semua itu butuh modal dan effort yang cukup. Mana ada organisasi dengan kerendahan hatinya merelakan mengeluarkan uang pribadi untuk bisa memenuhi hasrat korporat besar?

Masyarakat Belitung Timur yang budiman. Konflik tambang timah yang hari ini memuncak bukan karena cadangan timah darat yang sekarat. Buktinya, di kawasan yang sudah ditambang pun masih ditemukan timah. Artinya, cakupan dan skala penambangan yang akan berdampak kepada hasil dari penambangan.

PT Timah hari ini kenapa tidak menerapkan bentuk penambangan kembali seperti zaman lampau. Buka kembali akses pekerjaan kepada rakyat, buka kembali blok-blok timah. Tambang dengan metode yang lebih modern sekalipun harus dengan modal yang besar. Karena, BUMN itu hadir buka untuk mencari keuntungan, melainkan bisa memfasilitasi rakyat baik untuk bekerja dan untuk kesejahteraan rakyat. Buatlah, perbaikilah, tegaskanlah metode dan prinsip penambangan yang ter baharukan agar BUMN PT Timah bisa memberikan dampak baik bagi rakyat seperti zaman yang berlalu.

Pada akhirnya, kekuatan masyarakat untuk mendorong kembali tata kelola tambang timah seperti dahulu kala merupakan prioritas yang harus dikejar. Bukan legalkan tambang laut, melegalkan kehendak korporasi. Namun sebaliknya, kita yang harus menyetir koperasi untuk ikut mau kita, karena PT Timah adalah BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Mari perkuat literasi kita, nalar kritis kita untuk tidak mudah tergiur dengan upeti dan iming-iming uang demi membela kepentingan korporasi. Belitung Timur masih kaya walaupun tanpa tambang laut. Kita masih punya potensi darat yang melimpah, asalkan pimpinan daerah bisa berlapang dada menerima kritik, berpikir keras mencari solusi, bukan malah main golf ke sana ke mari demi mencukupi hasrat pribadi.

Mari ambil bagian dan catatkan perjuangan dirimu apakah hari ini kita berada di sisi pembela kepentingan rakyat, atau malah menjual harga diri rakyat untuk kepentingan korporasi? Jangan sampai kita diadu domba, karena kita bukan domba dan karena ini bukan tentang SEKBER dan Beliadi saja, tapi ini tentang Belitung Timur kita, yang satu hati bangun negeri.

(**)

Sumber Foto : Tobesupertramp

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button