
BELITUNG, SENDIKATBABEL.COM – Waduh, niat untuk memperbaiki infrastruktur yang ada untuk kepentingan masyarakat banyak malah diduga proyek pemeliharaan aliran tanggul dan tebing Sungai Aik Neruse di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Pangkal lalang, Kabupaten Belitung diduga mencari keuntungan banyak.
Pembangunan yang disinyalir milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Belitung bidang Sumber Daya Air (SDA) ini diduga kuat dikerjakan asal-asalan hingga sarat KKN.
Pembangunan tersebut diduga memiliki volume pemeliharaan sepanjang 600 meter. Namun dari pantauan awak media ini pekerjaan baru berjalan bekisar puluhan meter saja.

Diabadikan dari kamera wartawan, bagian pondasi tanggul pun meninggalkan lobang yang tidak diperbaiki dan keretakan yang menghawatirkan akan mengakibatkan roboh jika tidak dilakukan perbaikan secepatnya.
Pada hal ini pula lantai masih banyak dipenuhi semak belukar belum juga dilakukan pekerjaan pembersihan.
Entah ada apa, pagu dana pun diduga terpasang jauh dari lokasi pekerjaan tersebut. Melalui kamera wartawan pagu terpasang diarah menunju jalan Gunung Payung, Kelurahan Pangkal lalang, Kecamatann Tanjungpandan sedangkan pengerjaan ada di jalan Basuki Rahmat.
Melalui informasi publik kegiatan bersumber APBD Kabupaten Belitung dengan nilai kontrak Rp. 80.800.000 dikerjkan oleh CV. Global Teknik Mandiri Jaya.
Pelaksana kegiatan Basar disinggung keberadaan pagu dana sebagai informasi publik kegiatan pada Jumat (10/08/24) mengatakan, pembangunan ini baru saja dimulai sekira dua minggu lalu sehingga pagu dana belum terpasang.
“Pekerjaan ini kan baru saja dimulai. Kalo sekarang sih mungkin sudah dipasang papan proyeknya, ” Jelas Basar
Basar menambahkan, untuk lebih lanjutnya ia menyarankan agar ke pihak Dinas PUPR Kabupaten Belitung terkait detail pembangunan tersebut.
Dimana pembangunan tersebut benar melakukan pasang batu sebanyak enam kubik, pemelesteran dan pembersihan lantai parit.
Disinggung banyaknya kerusakan pada pondasi tanggul Basar katakan akan segera diperbaiki.
“Untuk lebih jelasnya kalian bisa langsung ke Dinas PUPR disana ada RAB nya,” Kata Basar pula.
Dihubungi terpisah, PPK kegiatan Warno saat dikonfirmasi masih berada diseputaran Kecamatan Membalong. Hingga berita ini ditayangkan pihak DPUR dalam hal ini bidang SDA belum memberikan informasi terkait konfirmasi tersebut.
Lebih lanjut pembangunan ini pun akan menjadi perhatian khusus awak media ini.
(REDAKSI/TIM)




