ACARA PUNCAK HUT DESA PULAU SELIU RAYAKAN KE-128 TAHUN

BELITUNG, sendikatbabel.com – Desa Pulau Seliu rayakan hari jadi ke-128 untuk ketiga
kalinya diselenggarakan di lokasi pangkalan atau pintu masuk Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung (29/7/24).
Adapun susunan acara sebagai berikut, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan kepala desa Pulau Seliu, Tarian nusantara, sambutan PJ bupati belitung, pertunjukan drama SMP 4 Membalong, pemotongan Tumpeng Raksasa, Pemberian Cendra Mata, pembacaan Puisi Seliu Menggema bersama bg Diran.
Dalam pembukaannya Kepala Desa Seliu Edyar. S.H menyampaikan, “sejak mengenal sistem pemerintahan Desa Seliu baru ketiga tahun terakhir atau setelah Covid19 melalui musyawarah Desa Pulau Seliu tanggal 21 November Tahun 2022 yang menetapkan buku sejarah Desa pulau senior setiap tanggal 29 Juli adalah hari jadi Pulau Seliu, walau pun sebenarnya pulau Seliu sudah dikenal sejak lama pada tahun 1728 sudah tercantum dalam peta Sumatera terbitan Perancis dengan nama pulau Hiok of leo yang lambangnya mirip kepala Singa dan berbadan Ikan,” Ujar Kades.

Desa pulau Seliu sendiri sekarang ini berjumlah 116 orang jiwa jauh kurang jika dibanding dengan jumlah penduduk pada tahun 2019, di karenakan banyak yang migrasi ke berbagai tempat untuk melanjutkan pendidikan dan lain-lain.
Edyar juga menjelaskan, perbedaan harga Kepiting di Pasar Tanjung Pandan 120.000 sedangkan di desa penghasil sendiri cuma 60.000, maka kami mohon untuk membantu kami mohon perhatian dari dinas terkait dan anggota dewa agar dapat membantu nasib para Nelayan kami, “harus ada investasi yang masuk ke Desa Pulau Seliu mendirikan Pabrik Es Kastorit sehingga harga tidak tergantung Tanjung Pandan, bila perlu langsung bisa kita ekspor keluar,” Harap Edyar.
Adapun yang hadir dalam acara tersebut yakni, PJ Bupati Belitung, Perwakilan DPRD Kabupaten Belitung, Forkopimda Belitung, OPD Kabupaten Belitung, Perbankan Kabupaten Belitung, HSNI Kabupaten Belitung, Lembaga Adat Melayu Belitung, Tokoh masyarakat komunitas moyang, Toko Budaya Belitung dan lain-lain.
Selain itu PJ Bupati Belitung Juga menyampaikan dalam pembukaannya bahwa, “Pulau Seliu ini selalu terkenang di hati, karena termasuk sering saya ke Pulau Seliu, mungkin bapak ibu tidak berjumpa dengan saya karena dulu di tahun 95/97 kami pernah di tugas di Kecamatan Membalong bahkan dulu waktu kami hadir disini Pulau Seliu ini memiliki dua wilayah ada Dusun pulau Sumedang yang merupakan bagian dari Desa Pulau Seliu, sekarang Alhamdulillah karena Pulau Sumedang sudah berkembang sehingga menjadi Desa sendiri,” Terangnya.
Dikatakan oleh PJ Bupati secara histori sejarah Pulau Seliu ini memang dulunya itu luar biasa kami mengetahui sejarahnya itu karena disini penghasil Kopra di zaman dulu itu luar biasa sehingga mungkin pendapatan penduduknya sangat tinggi bahkan infrastruktur di pulau ini dulunya itu sudah mendahului desa-desa lain dimana disini sudah punya Listrik Sendiri pada waktu itu.
“Menjawab harapan Kepala Desa Seliu dari sisi Pemerintah Daerah kita pasti akan mendorong akan membantu mensupport apapun rencana yang baik untuk mensejahterakan masyarakat di pulau sendiri jadi jangan khawatir Pak Kades untuk langkah-langkah halal yang baik pasti akan kita dorong,” Jawabnya.
(Red/Tim)




